Keberhasilan Program Perlindungan Keanekaragaman Hayati
Galeri keberhasilan program perlindungan keanekaragaman hayati.




Berikut data absolut program perlindungan keanekaragaman hayati PT. PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau UP PLTU Tanjung Balai Karimun dari tahun 2022–2026 (bulan Juni)
Tabel 1. Hasil Absolut Keanekaragaman Hayati PT. PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau UP PLTU Tanjung Balai Karimun
1. Data absolut


Grafik Kecenderungan Peningkatan Indeks Keanekaragaman Hayati
Secara umum terjadi peningkatan nilai indeks keanekaragaman hayati di seluruh area konservasi PT. PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau UP PLTU Tanjung Balai Karimun. Semakin baiknya upaya perlindungan keanekaragaman hayati PT. PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau UP PLTU Tanjung Balai Karimun dapat diketahui dari grafik peningkatan nilai absolut program perlindungan keanekaragaman hayati berikut






Grafik Kecenderungan Peningkatan Spesies Keanekaragaman Hayati


Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi =
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'<3 : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
2. METODE PERHITUNGAN INDEKS KEANEKARAGAMAN HAYATI








a. PENSI - Program Penanaman Pohon, Lestarikan Unit
i. Deskripsi Program
Program “PENSI – Penanaman Pohon, Lestarikan Unit” merupakan salah satu inisiatif lingkungan perusahaan yang bertujuan untuk mendukung upaya pelestarian alam dan menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional pembangkit listrik. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), khususnya dalam pengurangan emisi gas rumah kaca melalui kegiatan penanaman pohon yang mampu menyerap karbon dioksida. Selain itu, program ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas udara dan menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar unit operasional. Dilaksanakan di kawasan PLTU Tanjung Balai Karimun dengan lahan konservasi seluas 0,36 hektare, PENSI telah berlangsung sejak tahun 2021 dan rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
ii. Data-data pendukung (data yang mendukung perhitungan, termasuk foto kegiatan)
3. BUKTI PERHITUNGAN DATA ABSOLUT PROGRAM PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'<3 : Keanekaragaman sedang;
H’>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Casuarina equisetifolia (Cemara Udang) = 12 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2006 Individu
H’ (Casuarina equisetifolia (Cemara Udang)) = - ((12/2006) ln (12/2006))
H’ (Casuarina equisetifolia (Cemara Udang)) = 0,031 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 2. Rekap Absolut Program PENSI 2022–2026
Tabel 3. Tabel contoh perhitungan Program PENSI tahun 2025


i. Deskripsi Program
Program “LAMANG – Lestarikan Alam dengan Menanam Mangrove” adalah kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan oleh seluruh staf PLTU Tanjung Balai Karimun sejak tahun 2021. Program ini berlokasi di bibir pantai area kawasan konservasi perlindungan keanekaragaman hayati PLTU Tanjung Balai Karimun. Tujuan utama dari LAMANG adalah menjaga kestabilan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta membantu menyerap emisi karbon sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan. Seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan secara internal tanpa melibatkan pihak eksternal, dan menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran serta kepedulian lingkungan di kalangan karyawan PLTU.
ii. Data-data pendukung (data yang mendukung perhitungan, termasuk foto kegiatan)
b. LAMANG - Lestarikan Alam dengan Menanam Mangrove






i. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'<3 : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Avicennia marina (Mangrove Api-Api) = 570 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2006 Individu
H’ (Avicennia marina (Mangrove Api-Api)) = - ((570/2006) ln (270/2006))
H’ (Avicennia marina (Mangrove Api-Api)) = 0,362 H’
ii. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 4. Rekap Absolut Program LAMANG 2022–2026
Tabel 5. Tabel Contoh perhitungan Program LAMANG tahun 2025




i. Deskripsi Program
Program “CINDO - Cica Daun Nuri Organik” merupakan program pelestarian satwa yang mulai dilaksanakan pada tahun 2025 oleh PLTU Tanjung Balai Karimun sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap konservasi keanekaragaman hayati. Program ini difokuskan pada upaya perlindungan dan pelestarian burung Cica Daun Sayap-Biru Sumatera, Cica Daun Kecil, Cica Daun Besar, dan Nuri Bayan yang tergolong satwa dilindungi dan terancam punah. Kegiatan ini dilaksanakan secara internal oleh staf PLTU di kawasan konservasi milik unit, tanpa melibatkan pihak eksternal. CINDO bertujuan untuk mendukung pelestarian spesies langka, memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan karyawan, serta berkontribusi terhadap upaya konservasi ekosistem lokal secara berkelanjutan.
ii. Data-data pendukung
c. CINDO - Cica Daun Nuri Organik








iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'<3 : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Chloropsis cynanopogon (Cica Daun Kecil) = 2 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2006 Individu
H’ (Chloropsis cynanopogon (Cica Daun Kecil)) = - ((2/2006) ln (2/2006))
H’ (Chloropsis cynanopogon (Cica Daun Kecil)) = 0,007 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 6. Rekap Absolut Program CINDO 2022–2026


Tabel 7. Tabel contoh perhitungan program CINDO tahun 2025
i. Deskripsi Program
Program “KAWAN – Konservasi Alam Wujudkan Aksi Nyata” merupakan program pelestarian lingkungan yang mulai dilaksanakan pada tahun 2025 oleh PLTU Tanjung Balai Karimun. Program ini berfokus pada konservasi tumbuhan langka dan khas Indonesia, seperti Palem Ekor Ikan, Anggrek Bulan Sumatera, dan Meranti Kuning yang ditanam dan dirawat di kawasan konservasi PLTU Tanjung Balai Karimun. KAWAN dilaksanakan melalui kolaborasi aktif antara perusahaan, masyarakat sekitar, dan pemerintah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga mendorong keterlibatan multipihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan secara bersama-sama.
ii. Data-data pendukung
d. KAWAN – Konservasi Alam Wujudkan Aksi Nyata








iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'<3 : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Shorea macrobalanos (Meranti kuning) = 30 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2006 Individu
H’ (Shorea macrobalanos (Meranti kuning)) = - ((30/2006) ln (30/2006))
H’ (Shorea macrobalanos (Meranti kuning)) = 0,063 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 8. Rekap Absolut Program KAWAN 2022-2026


Tabel 8. Tabel contoh perhitungan Program KAWAN tahun 2025
i. Deskripsi Program
Program “METANA - Analisis Kelayakan FABA (Fly Ash & Bottom Ash) sebagai Metode Treatment Media Konservasi Tanam untuk Kantong Semar Guci (Nepenthes aristolochioides)” merupakan program konservasi flora yang dilakukan melalui budidaya dan pengembangbiakan kantong semar Guci (Nepenthes aristolochioides), salah satu tanaman karnivora endemik yang telah masuk dalam kategori terancam punah menurut IUCN dan dilindungi oleh PermenLHK No. 106 Tahun 2018. Konservasi dilakukan dengan metode penanaman menggunakan penggunaan sisa dari limbah Fly ash dan Bottom Ash pada pembakaran batubara sebagai campuran bahan media tanam peningkatan kualitas media tanam yang dicampur dengan tanah dan kompos. Metode ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan tumbuh dan berkembang biak kantong semar melalui penyediaan media yang lebih porous, bernutrisi, dan ramah lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung pelestarian spesies langka, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan limbah FABA secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap perlindungan keanekaragaman hayati yang berdampak pada perubahan sub sistem dimana terdapat penggunaan sisa dari limbah Fly ash dan Bottom Ash pada pembakaran batubara sebagai campuran bahan media tanam peningkatan kualitas media tanam yang digunakan pada proses penanaman flora kategori langka dan dilindungi yaitu kantong semar guci (Nepenthes aristolochioides), salah satu tanaman karnivora endemik yang telah masuk dalam kategori terancam punah menurut IUCN dan dilindungi oleh PermenLHK No. 106 Tahun 2018, dengan penjelasan sebagai berikut:
a) Kondisi sebelum adanya program:
Sebelum adanya program ini, media tanam yang digunakan dalam kegiatan penanaman di area PLTU terdiri dari campuran tanah dan kompos yang berasal dari sisa makanan. Meskipun memanfaatkan limbah organik sebagai kompos merupakan langkah yang positif, kondisi tanah lokal yang cenderung padat dan kurang subur menjadi kendala dalam mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
b) Kondisi setelah adanya program:
Setelah program METANA diimplementasikan, terjadi perubahan pada komposisi media tanam yang digunakan. Media tanam baru dikembangkan dengan mencampurkan FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) bersama tanah dan kompos. FABA, yang merupakan limbah hasil pembakaran batubara, memiliki karakteristik menyerupai pasir halus dan berfungsi meningkatkan porositas serta aerasi tanah. Dengan adanya campuran FABA, media tanam menjadi lebih ringan, memiliki drainase yang baik, dan mampu menyediakan lingkungan yang lebih mendukung bagi pertumbuhan akar tanaman. Perubahan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas program pelestarian flora, tetapi juga secara langsung membantu mengurangi volume limbah FABA yang harus dikelola secara eksternal. Sebelumnya FABA dikelola oleh pihak eksternal dengan metode pelimbahan. Namun setelah digunakan sebagai media tanam, FABA dapat dimanfaatkan dengan baik. Penggunaan FABA sebagai bagian dari media tanam mencerminkan pendekatan sirkular dalam operasional pembangkit, di mana limbah dimanfaatkan kembali untuk mendukung tujuan lingkungan yang lebih luas.
e. METANA - Analisis Kelayakan FABA (Fly Ash & Bottom Ash) sebagai Metode Treatment Media Konservasi Tanam untuk Kantong Semar Guci (Nepenthes Aristolochioides)




ii. Data-data pendukung




iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'< : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Nepenthes aristolochioides (Kantong Semar Guci) = 5 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2006 Individu
H’ (Nepenthes aristolochioides (Kantong Semar Guci)) = - ((5/2006) ln (5/2006))
H’ (Nepenthes aristolochioides (Kantong Semar Guci)) = 0,0149 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 10. Rekap Absolut Program METANA 2022–2026


Tabel 11. Tabel contoh perhitungan program METANA tahun 2025
i. Deskripsi Program
Program Gerakan Penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau (GAHARU) merupakan inisiatif kolaboratif antara PT PLN Indonesia Power, pemerintah daerah, LSM, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan melalui kegiatan penghijauan di sekitar PLTU Tanjung Balai Karimun. Program ini mulai dilaksanakan di tahun 2026 dan berfokus pada penanaman pohon untuk membentuk kawasan green belt (buffer zone) khususnya di Jalan Lkr Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Depan Kawasan PLTU Tanjung Balai Karimun) guna mengurangi dampak debu, meningkatkan kualitas udara, serta memperbaiki estetika lingkungan. Selain itu, program ini juga mendorong partisipasi masyarakat dan mendukung upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Adapun jenis dan jumlah tanaman yang ditanam dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut:
1. Mahoni
2. Trembesi
3. Kayu Putih
4. Gaharu
5. Ketapang Kencana
6. Pucuk Merah
7. Pulai
Program ini mengintegrasikan pendekatan:
1. Penghijauan kawasan industri melalui pembentukan green belt
2. Pengendalian dampak lingkungan (debu dan kualitas udara)
3. Pemberdayaan dan pelibatan masyarakat dalam kegiatan lingkungan
4. Edukasi serta peningkatan kesadaran lingkungan hidup
5. Monitoring dan evaluasi berbasis kolaborasi para pihak
Dengan konsep penghijauan berkelanjutan, vegetasi yang ditanam dipilih berdasarkan kemampuannya dalam menyerap debu, tahan terhadap kondisi lingkungan pesisir dan industri, serta memiliki nilai ekologis jangka panjang. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap mulai dari perencanaan, penentuan lokasi dan jenis tanaman, penanaman, hingga pemeliharaan dan evaluasi secara berkala.
f. GAHARU - Gerakan Penghijauan dan Ruang Terbuka Hijau




ii. Data-data pendukung


iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'< : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Rhizophora sp (Pohon Bakau) = 100 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2339 Individu
H’ (Rhizophora sp (Pohon Bakau)) = - ((100/2339) ln (100/2339))
H’ (Rhizophora sp (Pohon Bakau)) = 0,144 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 12. Rekap Absolut Program GAHARU 2022–2026


Tabel 13. Tabel contoh perhitungan program GAHARU tahun 2026
i. Deskripsi Program
Program FASKA (Fly Ash Sekam Kelapa) merupakan inovasi pengelolaan lingkungan berbasis circular economy yang mengintegrasikan pemanfaatan limbah industri dan biomassa lokal untuk mendukung konservasi anggrek asli Indonesia, khususnya Anggrek Bulan Sumatera. Program ini mengembangkan media tanam alternatif yang terdiri dari:
● Fly ash (abu sisa pembakaran PLTU)
● Arang sekam padi
● Tempurung kelapa
Melalui pendekatan ini, program tidak hanya berfokus pada konservasi biodiversitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari limbah menjadi sumber daya yang bermanfaat secara ekologis, sosial, dan ekonomi.
g. FASKA - Fly Ash Sekam Kelapa (Konservasi Anggrek Bulan Sumatera dengan Metode Tanam Arang Sekam, Fly Ash, dan Tempurung Kelapa)


ii. Data-data pendukung


iii. Bukti perhitungan tahun 2025
Nilai indeks keanekaragaman hayati dihitung menggunakan indeks “Shannon-Wiener”, yaitu dengan menggunakan rumus:
H’=-Σpi ln pi
dimana, pi = ni/N
H’ = Indeks Shannon-Wiener
ni = Jumlah individu spesies i
N = Jumlah total individu
Berikut kriteria dari nilai Indeks Shannon - Wiener:
H'<1 : Keanekaragaman rendah;
1<H'< : Keanekaragaman sedang;
H'>3 : Keanekaragaman tinggi.
Diketahui
jumlah spesies Shorea macrobalanos (Anggrek Bulan Sumatra) = 5 Batang
Jumlah individu seluruh jenis = 2130 Individu
H’ (Vanda Sumatrana (Anggrek Bulan Sumatra)) = - ((5/2130) ln (5/2130))
H’ (Vanda Sumatrana (Anggrek Vanda Sumatra)) = 0,014 H’
iv. Tabel rekap absolut 2022–2026*
Tabel 14. Rekap Absolut Program FASKA 2026


Tabel 15. Tabel contoh perhitungan program FASKA tahun 2026






Berikut tabel perlindungan keanekaragaman hayati tahun 2022-2026
Tabel 16. Hasil Perlindungan Keanekaragaman Hayati PT. PLN Indonesia Power UBP Kepulauan Riau UP PLTU Tanjung Balai Karimun
4. REKAPITULASI HASIL PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI


Keanekaragaman Hayati
Program perlindungan keanekaragaman hayati kami.
PLN Indonesia power ubp kepulauan riau
Indonesia
© 2025. All rights reserved.
